Kamis, 23 Maret 2017

Batuk Pilek Penyakit Langganan Anak – Anak








Batuk Pilek Penyakit Langganan Anak – Anak

 Salam Ketawa..... hehehe

Hallo semua..... Selamat datang dipostingan kedua saya mungkin sebelumnya udah baca dong postingan pertama saya hehe gimana udah nambah wawasannya ??? Nahhh.... sekarang dipostingann kedua ini saya akan sedikit banyak membahas tentang penyakit batuk pilek.

Nahhh..... kalian pasti udah tau dong batuk pilek itu apa ??? Yukks kita simak sedikit penjelasan tentang batuk pilek biar nambah wawasannya hehe cekidoot gan !!!

Batuk pilek merupakan penyakit yang menyerang anak - anak maupun dewasa. Pada anak, batuk pilek banyak terjadi pada usia di bawah 6 tahun. Rata-rata setiap   anak mengalami 6 hingga 8 kali keluhan setiap tahunnya. Batuk pilek sebagian besar disebabkan oleh rhinovirus, adenovirus, virus influenza, enterovirus, RSV, dan coronavirus.

Obat yang dijual bebas untuk keluhan batuk pilek, banyak digunakan oleh orang tua untuk mengatasi keluhan batuk pilek, banyak tersedia untuk anak dengan berbagai macam kombinasi. Obat batuk pilek yang beredar tersebut umumnya memiliki kandungan antihistamin, dekongestan, antitusif, ekspektoran, dan analgesik/anti- piretik.

Batuk sebagai refleks fisiologis anak, merupakan mekanisme tubuh untuk membersihkan saluran napas dan paru-paru dari mikroorganisme, lendir, dan benda asing. Namun, pemberian obat yang dilakukan oleh orang tua banyak ditujukan untuk menghentikan gejala batuk, kongesti nasal, dan rinorhea. Setiap minggunya, lebih dari 10% anak di Amerika Serikat diterapi menggunakan obat batuk pilek, dan sebagian besar sediaan memiliki kombinasi komposisi. Bukti ilmiah terhadap penggunaan obat batuk pilek. sangat sedikit, bahkan terdapat bukti peningkatan adanya efek merugikan (adverse event)

Mengalami penyakit batuk dan pilek seolah menjadi sesuatu yang lazim untuk terjadi, terutama di musim penghujan. Jika seseorang terserang penyakit yang satu ini, aktivitasnya dapat terganggu karena banyak muncul rasa yang tidak nyaman dirasakan.

Umumnya penyakit batuk pilek ini seringkali diiringi dengan masuk angin dan nyeri di bagian-bagian tubuh tertentu. Oleh karena itu, pengobatannya yang cepat pun banyak dicari. Bagi kebanyakan orang. Obat Tradisional dianggap menjadi solusi yang tepat untuk menyembuhkan batuk pilek secara cepat, aman, dan mudah.

Tak hanya orang dewasa, anak pun menjadi sasaran penyakit yang satu ini. Bahkan, bisa dibilang, mayoritas anak-anak menjadi langganan penyakit batuk pilek karena seringnya frekuensi kemunculan penyakit ini pada anak. .Ramuannya pun mudah untuk dibuat dengan campuran bahan-bahan dapur antara lain :

Uap bisa membantu melancarkan hidung yang menyumbat. Caranya, nyalakan air panas di kamar mandi hingga menghasilkan uap. Lalu tutup pintu dan duduklah bersama anak Anda dalam ruang tersebut selama kurang lebih 15 menit. Lakukan terapi ini dua kali sehari.

Madu dan Lemon, saat mengalami batuk dan pilek biasanya anak akan kesulitan bernapas akibat hidung tersumbat. Untuk mengatasinya Anda bisa memberikan campuran madu dan lemon guna melegakan tenggorokan dan mengatasi infeksi. Caranya, campurkan satu sendok teh madu dan lemon dalam air hangat.

Kunyit merupakan rempah-rempah yang baik untuk meredakan batuk. Caranya, campurkan satu jumput bubuk kunyit pada susu yang biasa dikonsumsi si kecil sebanyak dua kali sehari.

Jahe dan Kencur, membuatnya pun sangat mudah dan tidak rumit. Pertama-tama, memarkan kedua bahan tersebut pada ukuran kurang lebih 1 cm. Setelah itu, rebuslah dengan air pada takaran 1 gelas. Tunggu sampe mendidih, kemudian angkat. Diamkan hingga agak dingin, kemudian berikan pada anak di malam hari sebelum tidur.

Gimana – gimana udah nambah belum nih wawasannya hehe itu tadi penjelasan sedikit tentang penyakit batuk pilek. Ternyata batuk pilek gak hanya dialami orang dewasa aja, malah batuk pilek sering dialami sama anak – anak. Nahhh.... bagi orang tua harus lebih siaga lagi dong buat ngerawat anaknya biar tetep sehat hehe.

Mungkin itu saja dari postingan kedua saya hehe maaf kalo masih ada yang kurang atau apalah itu. Mohon kritik dan saran buat setiap postingan saya, karena kritik kalian sangat saya perlukan untuk membantu postingan berikutnya lebih baik. Terima kasih suda berkunjung dan Salam Ketawa hehhe





Referensi :

Kamis, 16 Maret 2017

Sedikit Informasi Tentang Obat






Sedikit Informasi Tentang Obat


Salam Ketawa . . . 

Hallo semua ... heheh
 
Pada zaman sekarang orang - orang menginginkan sesuatu serba instan salah satu nya adalah kesehatan. Kesehatan merupakan sesuatu yang paling berharga dan tak ternilai harganya yang harus kita syukuri keberadaannya. Banyak orang yang mengabaikan kesehatan, mungkin banyak orang yang tidak mengerti cara menjaga kesehatan dengan benar. Orang – orang yang menurunnya kesehatan (sakit) biasanya tanpa pikir panjang langsung membeli obat sesuai dengan apa yang dia derita, salah satunya dengan membeli obat tanda resep dokter. 

Kalian pasti pernah berpikir obat itu apa sih ??? Nahhh kita simak penjelasan berikut ini hehe berangkat gan !!!

Berdasarkan Undang-Undang Kesehatan Nomor 23 Tahun 1992 Obat adalah bahan atau panduan bahan-bahan yang siap digunakan untuk mempengaruhi atau menyelidiki sistem fisiologi atau keadaan patologi dalam rangka penetapan diagnosis, pencegahan, penyembuhan, pemulihan, peningkatan kesehatan dan kontrasepsi. Disamping memiliki manfaat yang besar, obat berpotensi untuk mendatangkan malapetaka apabila penggunaan obat tidak sesuai prosedur yang ditetapkan. Masyarakat harus memiliki pengetahuan tentang obat dan bagaimana cara menggunakannya secara tepat dan aman, anda akan lebih banyak memetik manfaatnya dari sediaan obat. Ketika menerima obat dari dokter atau apoteker seorang pasien harus mengetahui pasti cara menggunakan dari obat yang diterima dan jangan malu pertanya kepada dokter atau apoteker apabia masih kurang mengerti tentang petunjuk atau informasi yang diisampaikan.

Nahh sekarang udah tau dong obat itu apa hehe pasti kalian berpikir semua obat itu samakan ? waiss tunggu dulu hehe kita simak dulu penjelasan berikut biar nambah wawasan hehe cekidott gan !!!

Pada umumnya orang – orang berpikir bahwa semua obat itu sama saja yang dijual di warung, toko obat dan apotik karena memiliki tujuan untuk menyembuhkan atau meringankan suatu penyakit, tetapi obat dapat dibagi dalam beberapa golongan :

Obat Bebas ditandai dengan logo lingkaran bergaris hitam dengan bagian dalam bewarna Hijau. Tingkat keamanan penggunaan obat ini lebih tinggi dibandingkan tiga golongan lainnya dan dapat dibeli tanpa resep dokter.


Obat Bebas Terbatas ditandai dengan logo lingkaran bergaris hitam dengan bagian dalam bewarna biru. Obat ini bisa dibeli tanpa resep dokter dengan pertimbangan bahwa rentang keamanan penggunaannya lebih luas.



Ada peringan bila menggunakan obat bebas terbatas :


Obat Keras pada kemasan terdapat logo lingkaran yang garisnya bewarna hitam dengan bagian dalamnya warna merah dan terdapat huruf K berwarna hitam ditengan logo. Obat golongan ini hanya bisa diperoleh dengan resep dokter karena pertimbangan keamanan bagi pengguna.



Obat Narkotika ditandai dengan logo lingkaran bergaris warna merah dengan bagian dalam berwarna putih dan terdapat simbol yang hampir menyerupai tanda tambah yang berwarna merah di tengan lingkaran. Obat ini memerlukan pengawasan yang lebih ketat dari golongan obat keras karena bisa menimbulkan efek ketergantungan. Hanya bisa diperoleh di apotek atau rumah sakit berdasarkan resep dokter.

 




Obat Psikotropika  logo sama dengan golongan obat keras. Perbedaannya adalah obat psikotropika dapat menimbulkan efek adiksi atau ketergantungan dan dapat mempengaruhi perilaku penggunanya dan diperoleh dengan adanya resep dokter.


OWA (Obat Wajib Apotek) Surat Keputusan Nomor 347/Menkes/SK/VII/1990 tanggal 16 Juli 1990 adalah obat keras yang dapat diserahkan tanpa resep dokter oleh apoteker di apotek.

Obat Tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik), atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun untuk pengobatan (Syamsuni,2011)

·

Ingatlah ! Sebagian besar obat yang bisa dibeli tanpa resep dokter, fungsi utamanya hanya untuk meringankan gejala dan mengobati penyakit ringan. Jadi bila anda mengalami menurunnya kesehatan (sakit) dalam jangka yang lama dan mengalami gejala menetap, maka konsultasikan ke dokter.
Demikian informasi yang dapat saya berikan salah dan kurangnya tolong dimaafkan, semoga bermanfaat bagi anda semua dan terima kasih sudah mampir untuk baca artikel ini.






Referensi :
Syamsuni. 2005. Farmasetika Dasar & Hitungan Farmasi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC